Home / Kajian Online / 100 HARI BELAJAR FIKIH MUAMALAH ANGKATAN 18

100 HARI BELAJAR FIKIH MUAMALAH ANGKATAN 18

 

 

🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸

Teman teman yang belum berkesempatan ikut belajar di angkatan sebelumnya, pendaftaran KAJIAN FIKIH MUAMALAH kembali dibuka. Jangan ketinggalan lagi ya!

Sampai hari ini tercatat > 10.297 peserta yang belajar di program KAJIAN FIKIH MUAMALAH.

💠 Program belajar ini dibimbing oleh Ustadz Muhammad Abu Rivai, hafizhahullah (Pembina RohilMengaji.com dan Pembina KPMI Korwil Rokan Hilir).

📒KITAB RUJUKAN
Asy-Syarh Al-Mumti’ ‘ala Zad Al-Mustaqni’ karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin

🕛 WAKTU PENDAFTARAN
6 Oktober – 5 November 2020

🗓MASA BELAJAR
16 November 2020 – 23 Februari 2021

💡CARA MENDAFTAR
1. Lengkapi data melalui link pendaftaran:
http://bit.ly/daftarfikihmuamalah18

2. Silakan…
[9:21 AM, 10/6/2020] Bg Rori – Rohil Mengaji: SALAFY MASUK DESA

Oleh: Ustadz Abu Abdil Haq (Khairul Matsani)

Desa Sei Tapah Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir Riau

Istilah Salafy secara umum sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat muslim Indonesia. Peran media sangat mempengaruhi masifnya gerakan dakwah ini ditanah air kita. Akan tetapi bersamaan dengan itu masih banyak orang yang belum memahami dengan benar tentang makna kata Salaf atau Salafy itu sendiri.

Ada sebagian oknum yang menerjemahkan istilah Salaf atau Salafy itu sesuai dengan kepentingan pribadi atau kelompoknya masing-masing. Mereka menggambarkan dakwah Salaf ini sebagai dakwah yang menyelisihi ajaran Islam yang benar alias ajaran yang sesat. Bahkan ada yang menggambarkan Salafy sebagai gerombolan yang selalu membuat kekacauan ditengah masyarakat, intoleran dan anti mainstream. Ada juga yang beranggapan bahwa Salaf dan Salafy ini adalah ormas Islam sebagaimana Muhammadiyyah, NU, Al-Irsyad dan lainnya.

Untuk memahami secara benar makna Salaf atau Salafy, seseorang itu harus mengerahkan sedikit keseriusan dan perhatiannya, agar tidak termakan atau terhasut oleh opini opini miring yang tersebar ditengah masyarakat. Dimana opini-opini miring ini telah banyak menelan korban serta menyumbang hambatan yang cukup serius bagi lajunya gerakan dakwah ini.

Diantara makna kata salaf secara bahasa (etimologi) adalah orang-orang yang mendahului anda, yang memiliki kekerabatan dengan anda, dimana mereka memiliki kelebihan dari anda baik dari sisi usia maupun keistimewaan. Oleh karena itu generasi pertama dari kalangan para sahabat dan tabi’in dikenal dengan sebutan Salafus sholih. Sedangkan secara istilah (terminologi) makna kata Salaf menurut para ulama ‘aqidah seluruh defenisinya berkisar seputar para sahabat, tabi’in, atba’ut tabi’in dari generasi terbaik. (Al-Wajiz fi’ aqidatis salafis sholih ahli sunnati wal jama’ah).

Salafy adalah orang-orang yang berkomitmen untuk mengikuti manhaj (prinsip) para Salaf didalam beragama.

Dakwah Salaf adalah dakwah yang menitik beratkan ajarannya pada pemurnian Islam secara keseluruhan dengan mendasarkannya pada prinsip ajaran yang termaktub dalam Al-Qur’an dan hadits Rosululloh yang shohih dengan pemahaman Salafus Sholih. Sehingga dalam perjalanannya sering mengalami benturan yang cukup keras dengan pemikiran dan budaya yang terlanjur tersebar ditengah masyarakat. Tidak jarang kita mendengar terjadinya konflik yang terjadi antara para aktifis dakwah ini dengan para tokoh, oknum masyarakat dan lingkungan bahkan keluarga. Dan konflik-konflik ini lebih dominan terjadi didaerah pedesaan.

Karakter masyarakat pedesaan yang biasanya solid, memelihara hubungan kekeluargaan, peduli dengan lingkungan dan lebih menjaga budaya, biasanya sangat kontra dengan dakwah Salaf yang tidak kenal kompromi dengan budaya serta ritual-ritual yang berbau kesyirikan, khurafat dan perkara-perkara yang bertentangan dengan ajaran para Salaf.Walaupun demikian, lambat laun tapi pasti gerakan dakwah Salaf ini tidak terbendung dan terus tersebar diseluruh pelosok NKRI. Sebagai sampel, desa Sungai Tapah kecamatan Tanjung medan kabupaten Rokan Hilir yang penulis tempati, dimana dakwah Salaf sangat laju pertumbuhannya. Yang awalnya kajian diadakan disatu dua masjid, kini telah masuk hampir disetiap dusun yang ada didalamnya, bahkan merambat kedesa-desa disekitarnya.

Setelah rahmat dan hidayah serta kehendak Alloh subhanahu wata’ala, dari pengamatan penulis, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan dakwah Salaf dipedesaan, diantaranya:

– Peran media dengan segala macam jenisnya yang telah menjangkau hampir seluruh pelosok daerah, dimana media-media ini dimanfaatkan oleh para da’i untuk mengenalkan dan menjelaskan hakikat manhaj Salaf dan Salafy.

– Para ustadz dan da’i yang berdakwah dan mengajarkan ajaran Salaf kedaerah-daerah pedesaan dan terpencil baik secara pribadi atau melalui panitia-panitia kajian.

– Kekerabatan dan pertemanan. Kebaikan serta kepuasan yang dirasakan oleh orang-orang yang berusaha mengamalkan manhaj salaf biasanya mendorong mereka untuk mengenalkan manhaj salaf kepada keluarga dan teman-teman serta lingkungan.

– Perubahan postif. Tidak sedikit dari masyarakat yang ingin mengenal manhaj salaf disebabkan mereka melihat perubahan positif para pengamalnya. Menurut mereka orang-orang yang bermanhaj Salaf lebih terlihat tenang, damai dan tentram.

– Akhlak dan intelektualitas para da’i. Akhlak para da’i sangat disorot oleh masyarakat pedesaan yang umumnya sangat peduli dengan lingkungan sekitarnya. Mereka cenderung lebih dekat dengan para da’i yang selain memiliki ilmu agama yang mapan, juga rela membaur dimasyarakat dan bersahaja. Ini penulis dengarkan langsung dari para ikhwan yang baru saja mengikuti kajian Salaf. Mereka tertarik dengan akhlak para ustadz yang mau duduk ngobrol bersama mereka tanpa menjaga jarak dan bersikap kaku. Dan tentu masih ada faktor-faktor yang lain yang mempengaruhi gerak laju penyebaran dakwah Salaf dilingkungan kita yang tidak dapat kami sebutkan seluruhnya.

Demikianlah sedikit gambaran yang dapat kami rangkai dalam tulisan ini. Semoga rangkaian yang kami susun berdasarkan fakta dan pengalaman ini dapat memberikan pencerahan bagi kita semua, terutama para aktifis dakwah yang telah atau ingin berperan serta dalam perjuangan merintis jalan nubuwwah. Baarokallohu li, walakum.

 

Hits: 8

About Fajri Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kajian Rutin – Aqidah Islamiyah

Tema “Pembahasan Kitab Lum’atul I’tiqad Al-Hadi ila Sabiilir Rasyad” Karya Al Imam ...